Upaya perlindungan warga terkait peristiwa ledakan bom di IIU Islamabad

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Setelah terjadi peristiwa ledakan bom di International Islamic University (IIU)-Islamabad, 20/10 lalu dimana puluhan mahasiswa Indonesia ikut belajar, KBRI Islamabad menyediakan penampungan tempat tinggal sementara bagi mahasiswa yang harus meninggalkan kampus. Sebagian besar mereka ditempatkan di Wisma Nusantara KBRI Islamabad dan sebagian lainnya ditempatkan di rumah-rumah para pejabat KBRI Islamabad.
 
Saat ini terdapat sekitar 70 mahasiswa Indonesia yang belajar di universitas tersebut pada berbagai disiplin ilmu dan selama ini tinggal di asrama mahasiswa (hostel) yang disediakan pihak universitas. Paska terjadinya ledakan bom, pihak universitas menutup sementara kegiatan belajar-mengajarnya hingga Senin (26/10). Namun akan dilakukan peninjauan dengan memperhatikan situasi yang berkembang.
 
Duta Besar RI untuk Pakistan Bapak Ishak Latuconsina, M.Sc bersama para pejabat KBRI Islamabad telah berdialog dengan para mahasiswa untuk mendengarkan langsung keluhan dan pendapat, serta sharing informasi lainnya sehubungan peristiwa ledakan bom tersebut serta terkait keberadaan dan rencana lebih lanjut mereka di Islamabad.
 
Duta Besar RI menyampaikan sikap KBRI Islamabad mengecam keras peristiwa ledakan tersebut dan menyatakan keprihatinan atas dampak yang dialami para mahasiswa baik secara fisik maupun mental serta menyatakan ikut bela sungkawa atas meninggalnya rekan-rekan mahasiswa dari negara lain dalam peristiwa pemboman tersebut. Duta Besar RI menyampaikan agar para mahasiswa tetap meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati dalam setiap gerakannya untuk menghindari terjadinya hal-hal yang mengancam keselamatan. Duta Besar RI juga mengharapkan agar peristiwa pemboman tersebut tidak mengurangi semangat belajar para mahasiswa Indonesia di IIU Islamabad.  
 
Dari dialog diketahui, beberapa mahasiswa Indonesia saat itu tengah berada di kelas yang berjarak tidak jauh dari lokasi kejadian. Bahkan dalam situasi panik untuk menyelamatkan diri, salah satu mahasiswa Indonesia justru melewati lookasi kejadian dan menyaksikan mayat-mayat bergelimpangan serta mahasiswa Indonesia lainnya sempat mengabadikan situasi usai kejadian.
 
Sebagian besar mahasiswa Indonesia yang belajar di IIU Islamabad sudah memasuki tahun-tahun akhir belajar dan tengah dalam proses penyelesaian thesisnya, ada juga beberapa yang baru datang. Mereka tetap bertekad untuk melanjutkan dan menyelesaikan pendidikannya. 
 
Di akhir pertemuan, Duta Besar RI menyampaikan harapan agar situasi keamanan di Pakistan kembali normal sehingga mereka dapat segera kembali melakukan kegiatan belajar dengan perasaaan aman.