Pendampingan Pengusaha Pakistan ke Trade Expo Indonesia 2009

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Dalam rangka pelaksanaan Trade Expo Indonesia (TEI) 2009 pada tanggal 28 Oktober sampai dengan 1 November 2009 di Jakarta, delegasi pengusaha Pakistan telah mengunjungi acara tersebut. Delegasi pengusaha Pakistan sebanyak 54 orang pengusaha Pakistan ini dipimpin langsung oleh Duta Besar RI untuk Pakistan Bapak Ishak Latuconsina, M.Sc disertai Sekretaris III Ekonomi dan Staf Fungsi Ekonomi KBRI Islamabad.
Pada kunjungan tersebut, rombongan KBRI Islamabad berkesempatan untuk menghadiri pembukaan TEI 2009 pada tanggal 28 Oktober 2009 yang dibuka secara langsung oleh Menteri Perdagangan, Ibu Mari Pangestu dan dihadiri oleh para Duta Besar RI, pejabat dari instansi pemerintah terkait, perwakilan negara asing di Indonesia, para pengusaha dan asosiasi pengusaha Indonesia. 
 
Berdasarkan data yang diperoleh dari pihak panitia penyelenggara TEI 2009, tercatat bahwa dari segi jumlah, delegasi pengusaha dari Pakistan menempati posisi ke empat dari 43 negara yang datang ke TEI 2009. Sebagai informasi, sejumlah besar pengusaha Pakistan yang ikut ke TEI 2009 adalah para pengusaha yang pernah ikut menghadiri PPI 2009 pada bulan Mei 2009 di Jakarta. Para pengusaha Pakistan tersebut memandang kegiatan expo sangat membantu dalam mempermudah upaya penjajakan dan urusan bisnis mereka di Indonesia karena dapat langsung bertemu dengan mitra bisnisnya.  
 
Sejumlah transaksi bisnis antara pengusaha Pakistan dengan pengusaha Indonesia telah terjadi selama dilaksanakannya TEI 2009 seperti pada komoditi teh, sanitary fitting, produk makanan jadi, kayu olahan dan batu bara. Penjajakan kerjasama atau joint venture juga telah dilakukan oleh sejumlah pengusaha Pakistan yang ikut dalam delegasi. 
 
Masih terkait dengan kunjungan ke TEI 2009 di Jakarta, KBRI Islamabad juga mengadakan acara makan malam yang dilaksanakan disela-sela TEI 2009 yang utamanya ditujukan untuk lebih mempererat jejaring antara KBRI Islamabad dengan para pengusaha Pakistan dan dalam rangka memberikan apresiasi atas partisipasi para pengusaha tersebut pada TEI 2009 di Jakarta.  
 
Dalam kesempatan tersebut, Duta Besar RI untuk Pakistan menyampaikan apresiasi yang tinggi atas partisipasi para pengusaha Pakistan pada TEI 2009 di Jakarta. Duta Besar RI untuk Pakistan juga menyampaikan harapannya agar dimasa-masa mendatang hubungan baik antara KBRI dengan pengusaha Pakistan dapat terus dibina dan ditingkatkan. Ditegaskan oleh Duta Besar RI bahwa potensi peningkatan hubungan perdagangan dan bisnis antara Indonesia – Pakistan sangat besar dan belum tergali secara maksimal. Oleh sebab itu, Duta Besar RI menghimbau kiranya para pengusaha Pakistan dapat memanfatkan sebesar-besarnya kegiatan TEI 2009 bagi peningkatan hubungan bisnis  antara kedua negara. 
 
Selain mengadakan kontak dengan para pengusaha Indonesia yang membuka stand di TEI 2009, para pengusaha Pakistan juga melakukan penjajakan dan transaksi bisnis dengan mitranya di Indonesia diluar kegiatan TEI 2009. Dalam hal ini, KBRI Islamabad telah membantu memfasilitasi para pengusaha Pakistan untuk bertemu dengan para pengusaha Indonesia di bawah KADIN Komite Pakistan dengan menyelenggarakan business gathering and dinner pada tanggal 29 Oktober 2009.  
Dalam business gathering tersebut, para pengusaha kedua negara diberi kesempatan untuk menyampaikan minat dan ketertarikan untuk menjajaki kerjasama atau joint venture pada bidang usahanya masing-masing. Selain itu, kegiatan business gatering juga menjadi sarana mix and match antara pengusaha Indonesia dan Pakistan yang mempunyai bidang usaha sejenis yang mengarah kepada transaksi bisnis, tukar menukar informasi mengenai peluang bisnis di kedua negara serta masukan dan saran untuk peningkatan hubungan bisnis antara Indonesia dengan Pakistan. 
 
Kunjungan rombongan pengusaha Pakistan ke TEI 2009 merupakan salah satu upaya KBRI Islamabad dalam rangka meningkatkan hubungan perdagangan antara Indonesia – Pakistan dan bentuk kongkrit kerjasama KBRI Islamabad dengan sejumlah Kamar Dagang dan Industri di Pakistan seperti Rawalpindhi, Lahore, Quetta, Faisalabad, Sialkot dan Gujranwala Chamber of Commerce and Industry. 
 
Pada TEI 2009 ini jumlah pengusaha Pakistan yang ikut dalam dalam rombongan KBRI terbilang cukup besar. Hal ini dipandang sangat penting mengingat ditengah situasi politik dan perekonomian Pakistan yang belum kondusif, minat pengusaha Pakistan untuk berbisnis masih tetap tinggi. Selain itu, respon positif dan animo yang tinggi dari pengusaha Pakistan terhadap upaya KBRI Islamabad untuk mengatur kunjungan ke TEI 2009 mengindikasikan bahwa upaya KBRI untuk memelihara jejaring dengan pengusaha dan asosiasi pengusaha di Pakistan tetap terbina dengan baik.