Duta Besar RI untuk Pakistan dan Menteri Pertahanan Pakistan bicarakan kerjasama pertahanan Indonesia-Pakistan

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Pakistan memiliki keinginan kuat untuk membentuk suatu kerangka kerjasama pertahanan antara Indonesia dan Pakistan. Hal itu disampaikan Menteri Federal Urusan Pertahanan Pakistan H.E. Mr. Chaudhry Ahmad Mukhtar pada saat menerima kunjungan Duta Besar RI untuk Pakistan Bapak Ishak Latuconsina, M.Sc (15/01).

 

Pada pertemuan yang berlangsung di kantor Kementerian Pertahanan Pakistan tersebut Duta Besar RI dan Menteri Pertahanan melakukan pembicaraan berbagai perkembangan dalam negeri kedua negara sejak kemerdekaan serta harapan terjalinnya kerjasama kedua negara di berbagai bidang termasuk di bidang pertahanan.

 

Menteri Pertahanan Pakistan menyatakan bahwa bangsa dan negara Pakistan tidak akan pernah melupakan jasa baik Indonesia pada saat Pakistan berperang melawan India di tahun 1960-an.

 

Duta Besar RI menyampaikan simpati dan apresiasinya terhadap bangsa dan negara Pakistan yang berada di ‘front line’ dalam perang melawan teroris. Duta Besar RI menyatakan bahwa pemerintah Indonesia mendukung secara penuh upaya-upaya pemerintah Pakistan dalam memberantas teroris termasuk melakukan operasi militer di Swat dan Waziristan.

 

Meskipun Pemerintah Indonesia dan Pakistan belum menandatangani nota kesepahaman (MoU) kerjasama bidang pertahanan, namun hubungan baik kedua negara dalam hal pertahanan telah terjalin dengan saling tukar pelajar perwira dan saling kunjung.

 

Kedua pihak sepakat untuk mengintensifkan pembicaraan guna mewujudkan kerjasama pertahanan kedua negara dalam kerangka kemitraan strategis. Rumusan rinci kerangka kerjasama dimaksud akan dibicarakan dalam kunjungan Menteri Federal Urusan Pertahanan Pakistan ke Indonesia yang direncanakan pada April 2010 mendatang.