Pengumuman Finalis Duta Muda ASEAN 2017

 8/10/2017

Tim Duta Muda telah menyelesaikan penilaian video 200 peserta Duta Muda ASEAN Indonesia (DMAI) 2017 yang tercatat memasuki tahap kedua. Dari 200 peserta tersebut, Tim telah menetapkan 51 peserta yang berasal dari 31 provinsi, yang mendapatkan kesempatan memasuki tahap final. Peserta dari 3 provinsi lainnya, yaitu Gorontalo, Sulawesi Tenggara dan Maluku Utara, tidak lolos untuk melanjutkan pada tahap final. 

Adapun peserta DMAI 2017 yang lolos tahap final adalah sebagai berikut:

1.    Provinsi Aceh:

  • Mursal Maheru,  Universitas Indonesia
  • Aqilah Nada Fitri, Universitas Syiah Kuala

2.    Provinsi Bali

  • Anak Agung Mia Intentilia, Universitas Udayana
  • Achmad Fathoni, Universitas Udayana

3.    Provinsi Banten

  • Hagi Mulya Sandhika, Universitas Pelita Harapan
  • Jessica Natalie, Internasional University Liaison Indonesia

4.    Provinsi Bengkulu

  • Putri Cempaka Sari, Universitas Bengkulu
  • Andika Wahyu Noor Pratama, Universitas Bengkulu

5.    Provinsi D.I. Yogyakarta

  • Scholastika Asyana, Universitas Lille 2 Prancis
  • Gilbert Renardi Kusila, Universitas Gajah Mada

6.    Provinsi DKI Jakarta

  • Westra Tanribali, Universitas Padjajaran
  • Alia Silooy, Universitas Brawijaya

7.    Provinsi Jambi

  • Titin Sri Utami, Pekerjaan Tenaga didik honorer
  • Andre Pawira, Far Eastern Federal University

8.    Provinsi Jawa Barat

  • Vuzza Ajeng Adzimy, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
  • Aloysius Efraim, Santa Angela

9.    Provinsi JawaTengah

  • Alexandrio Daniel Marthin, Universitas Indonesia
  • Haibati Haira, Universitas Diponegoro

10.  Provinsi Jawa Timur

  • Ma'ruf Hanuraga, Universitas Jember
  • Vivin Kartika Sari, Politeknik Negeri Malang

11.  Provinsi Kalimantan Barat

  • Aidil Andani, Universitas Tanjungpura
  • Andy, Universitas Trisakti

12.  Provinsi Kalimantan Selatan

  • Fatmawati, Universitas Lambung Mangkurat
  • Muhammad Hidayat, Institut Teknologi Bandung

13.  Provinsi Kalimantan Tengah

  • Agrani Linga Wulan, Universitas Palangkaraya

14.  Provinsi Kalimantan Timur

  • Staza Dwi Fanurani, Universitas Mulawarman

15.  Provinsi Kalimantan Utara

  • Sarinah, Universitas Borneo Tarakan

16.  Provinsi Kep. Bangka Belitung

  • Muhammad Ammar Hidayahtulloh, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

17.  Provinsi Kepulauan Riau

  • Muhammad Brilian, Universitas Kepulauan Riau
  • Selly Febrilia Mayora, Politeknik Negeri Batam

18.  Provinsi Lampung

  • Yeni Ernawati, Sekolah Tinggi Teknik PLN
  • Farizky Arif Prazada, Universitas Lampung

19.  Provinsi Maluku

  • Venny Gracelia Coplanit, Universitas Brawijaya

20.  Provinsi Nusa Tenggara Barat

  • Lutfiya Al-Qarani, Universitas Muhammadiyah Malang

21.  Provinsi Nusa Tenggara Timur

  • Yuliana Nike Ndaumanu, Universitas Brawijaya

22.  Provinsi Papua Barat

  • Salia Uriepa, Universitas Negeri Semarang

23.  Provinsi Papua

  • Yuliana Pitornela Fonataba, Universitas Atma Jaya Yogyakarta

24.  Provinsi Riau

  • Ghassani Feta Adani, Purdue University
  • Equilibrium Tampubolon, Universitas Padjajaran

25.  Provinsi Sulawesi Barat

  • Dean Ri'zalt Tadisara, Universitas Negeri Makassar

26.  Provinsi Sulawesi Selatan

  • Annisa Utami R, Universitas Negeri Makassar
  • Muhammad Ikhsan Burhanuddin, Volunteer pengajar di Sahabat Anak Manggarai

27.  Provinsi Sulawesi Tengah

  • Mochammad Arief Bachtiar, Jurnalis/Tour Guide

28.  Provinsi Sulawesi Utara

  • Mimiyanti Yayubangkai, Universitas Indonesia
  • Jianly Imanuel Bagensa, Universitas Kristen Indonesia

29.  Provinsi Sumatera Barat

  • Afifah Putri Sholihat, Universitas Udhayana
  • Yudha Prasetia Negara, Universitas Brawijaya

30.  Provinsi Sumatera Selatan

  • Benny Putra Pratama, Universitas Sriwijaya
  • Dwi Sarastika Febriany, Universitas Sriwijaya

31.  Provinsi Sumatera Utara

  • Suci Apriani, Universitas Negeri Medan
  • Wilda Sinaga, Insititut Teknologi Del

32.  Provinsi Gorontalo (Tidak terdapat wakil/ tidak memenuhi syarat)

33.  Provinsi Maluku Utara (Tidak terdapat wakil/ tidak memenuhi syarat)

34.  Provinsi Sulawesi Tenggara (Tidak terdapat wakil/ tidak memenuhi syarat)

 

Para finalis selanjutnya akan mengikuti tahapan pembekalan materi yang dijadualkan berlangsung dari tanggal 23 Agustus 2017 hingga 28 Agustus 2017. Penilaian terhadap para finalis DMAI akan dilakukan selama periode pembekalan. Pada periode ini juga akan dilakukan penetapan 10 peserta yang mendapatkan nilai terbesar (terdiri dari 5 peserta laki-laki dan 5 peserta perempuan).

 

Pada tahap final, yang berlangsung pada tanggal 29 Agustus 2017 di Balai Sarbini, hanya akan terdapat 3 finalis yang mendapatkan kesempatan untuk diberikan pertanyaan oleh Dewan Juri. Pemenang terbaik akan mendapat predikat sebagai Duta Muda ASEAN – Indonesia 2017.

Informasi lebih lanjut dapat didownload Pengumuman Finalis Duta Muda 2017.pdf