South West Pacific Dialogue (SwPD)

Southwest Pacific Dialogue (SwPD) telah menjadi forum dialog bagi Australia, Filipina, Indonesia, Papua Nugini, Selandia Baru, dan Timor Leste untuk melakukan pertukaran pandangan dan informasi atas berbagai isu penting di kawasan.

Pertemuan Tingkat Menteri (PTM) SwPD diadakan setahun sekali dengan tuan rumah bergiliran. Pada awalnya, tempat sidang adalah antara salah satu kota di negara anggota ataupun di New York di sela-sela Sidang Umum PBB. Sejak tahun 2004, PTM SwPD selalu diselenggarakan di sela-sela Sidang ASEAN Ministerial Meeting / Post Ministerial Conference dan ASEAN Regional Forum  (AMM/PMC dan ARF).

PTM SwPD telah diselenggarakan sebanyak 8 kali, yaitu: di Jogjakarta (host: Indonesia), 5 Oktober 2002; di New York (host : New Zealand), 27 September 2003; di Adelaide (host: Australia), 3 Desember 2004; di Kuala Lumpur (host: Indonesia), 26 Juli 2006; di Manila (host: Filipina), 31 Juli 2007; di Singapura (host: Timor Leste), 22 Juli 2008; di Phuket (host: PNG), 21 Juli 2009; di Hanoi (host : New Zealand), 23 Juli 2010.

People-to-people contact di antara negara-negara SwPD menjadi area kerja sama utama yang difokuskan oleh Indonesia. Melalui kegiatan Cultural and Educational Cooperation dan juga Interfaith Dialogue, Indonesia mencoba untuk melakukan Confidence Building Measure  (CBM) dengan kalangan masyarakat negara-negara anggota SwPD.

Beberapa kerja sama people-to-people contact yang secara rutin ditawarkan oleh Indonesia kepada negara - negara SwPD :

  1. Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia (the Indonesian Art and Culture Scholarship)

  2. Journalist Visit Program

  3. Beasiswa Dharmasiswa dan Beasiswa Kerja Sama Negara Berkembang (the Dharmasiswa and the Developing Countries Partnership Scholarship)

  4. Diplomatic Training Course for Diplomats

  5. Kerjasama Teknik Negara Berkembang (the Indonesian Technical Cooperation among Developing Countries Programme)

PTM terakhir SwPD, yaitu yang Ke-8 telah diselenggarakan di Hanoi, Vietnam, 23 Juli 2010 di sela-sela rangkaian Pertemuan  AMM Ke-43/PMC/ARF Ke-17, dengan Selandia Baru bertindak selaku tuan rumah. PTM SwPD kali ini kembali menghasilkan outcome berupa Joint Media Statement yang mencakup pembahasan isu-isu yang penting untuk kawasan.

Pertemuan tersebut membahas agenda utama Exchange of Views on Development in the Region dan SwPD Cooperation. Di bawah agenda tersebut, Pertemuan membahas: (i) Kondisi Fiji dan constructive engagement terhadap Fiji (ii) Pembatasan eksploitasi tuna di perairan kawasan dan sustainable fisheries sebagai jalan yang harus ditempuh (iii) Bali Process sebagai upaya untuk mengatasi masalah People Smuggling dan Irregular Migration di kawasan (v) Maritime Security dan (vi) Counter Terrorism.

Dalam Pertemuan, Indonesia berkesempatan untuk membagikan ‘Matrix Capacity Building Programs from Indonesia for SwPD Countries (2009 – 2011) yang berisi berbagai program sebagai kontribusi Indonesia untuk negara-negara SwPD. Indonesia juga berhasil mendapat persetujuan untuk memasukkan satu paragraph di dalam Joint Media Statement tentang ‘connectivity’ yang didasari pemikiran tentang diperlukannya keterhubungan antara negara-negara SwPD sebagai pelengkap ASEAN Connectivity.

Pada PTM tersebut, para Menlu juga sepakat untuk mengadakan Pertemuan Tingkat Menteri Ke-9 SwPD dengan Australia bertindak selaku tuan rumah, di sela-sela penyelenggaraan 43rd AMM/PMC dan 18th ARF yang berlangsung pada bulan Juli 2011 di Bali, Indonesia.​