Pacific Island Forum (PIF)

​Pacific Islands Forum (PIF) didirikan pada tahun 1971 dengan nama South Pacific Forum (SPF). Negara anggota PIF meliputi 16 negara yaitu: Australia, Cook Islands, Federated States of Micronesia, Fiji, Kiribati, Marshall Islands, Nauru, Niue, Palau, Papua Nugini, Samoa, Selandia Baru, Solomon Islands, Tonga, Tuvalu, Vanuatu.

Disamping anggota tetap, PIF memiliki 13 mitra dialog, yaitu: Amerika Serikat, China, Filipina, India, Indonesia, Inggris, Jepang, Kanada, Korea, Malaysia, Perancis, Thailand, dan Uni Eropa. Indonesia menjadi mitra wicara PIF sejak tahun 2001.

Sejak tahun 1989 Post Forum Dialogue (PFD) merupakan Pertemuan rutin dari PIF dengan negara-negara mitra dialog dan organisasi-organisasi terpilih yang dilakukan setelah Pertemuan para pemimpin PIF. Sejak bergabungnya Indonesia sebagai negara mitra dialog PIF, Indonesia tidak pernah absen dalam Pertemuan PFD-PIF.

Adapun arti penting Indonesia dalam PIF antara lain adalah:

  • Keikutsertaan Indonesia dalam PIF merupakan bagian dari upaya untuk mereposisi kebijakan luar negeri RI yang selama ini lebih memberi penekanan kepada negara-negara ASEAN dan negara Barat, menuju look east policy.

  • Kehadiran Indonesia dalam Pertemuan PFD-PIF, merupakan bagian dari upaya untuk mendekatkan diri dengan negara-negara di kawasan Pasifik, khususnya dalam rangka menjaga keutuhan NKRI.

  • Keikutsertaan Indonesia sebagai mitra dialog PIF dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan citra Indonesia di dunia internasional sekaligus dapat dimanfaatkan utuk menggalang dukungan terhadap Indonesia dalam fora internasional.

 Pertemuan terakhir PIF yaitu yang Ke-41 telah diselenggarakan pada tanggal 4 - 5 Agustus 2010 di Port Vila, Vanuatu, dihadiri oleh seluruh negara anggota PIF, kecuali Fiji yang keanggotaannya tengah dibekukan. Empat isu utama yang menjadi pembahasan dalam Pertemuan tersebut adalah Perubahan Iklim, Energy Security, Ketahanan Pangan, dan Perikanan. Pertemuan menghasilkan dokumen akhir berupa Forum Communique yang mengedepankan isu-isu yang menjadi keprihatinan dan kepentingan bersama,

Adapun Pertemuan PFD Ke-22 yang mengikuti Pertemuan tersebut membahas 3 isu tematik yang menjadi perhatian negara kawasan Pasifik, yaitu: (i) Global Challenges yang memfokuskan pada krisis ekonomi dan keuangan global serta perubahan iklim (ii) Strenghtening Development Effectiveness and Coordination yang memfokuskan pada MDG Tracking Report dan efektivitas upaya pembangunan di kawasan Pasifik (iii) International Support for the Sustainable Development of Pacific Island Countries yang memfokuskan pada review pertemuan tingkat tinggi PBB pada bulan September 2010, MDG+10, dan MSI+5.

Dalam Pertemuan, Indonesia membagikan bahan tertulis berupa Matrix Capacity Building Programs by Indonesia to Pacific Island Countries (2008-2012) yang berisikan informasi mengenai program-porgram yang telah, sedang dan akan diberikan kepada negara-negara PIF.

Pertemuan Tingkat Menteri PFD-PIF pada tahun 2011 akan diselenggarakan di Auckland, New Zealand, pada bulan September 2011.