SEMINAR â??KEBIJAKAN PEMBANGUNAN INDONESIA DI ERA GLOBALISASI DAN LIBERALISASI PERDAGANGANâ? PELUNCURAN BUKU SERI TERJEMAHAN PERSETUJUAN-PERSETUJUAN WTO

12/26/2004

No. 89/PR/XII/2004

Departemen Luar Negeri RI cq. Direktorat Jenderal Multilateral Ekubang akan menyelenggarakan Seminar dengan tema: Kebijakan Pembangunan Indonesia di Era Globalisasi dan Liberalisasi Perdagangan, bertempat di Ruang Kalimantan, Shangri-La Hotel, Jakarta pada tanggal 17 Desember 2004 mulai pukul 09:00 sampai selesai. Pada kesempatan yang sama juga akan diselenggarakan Peluncuran Buku Seri Terjemahan Persetujuan-persetujuan WTO.

Seminar akan diawali sambutan dari Direktur Jenderal Multilateral Ekubang – Departemen Luar Negeri, Susanto Sutoyo dan akan menampilkan dua orang pembicara, yaitu: Prof Dr. Emil Salim dan Dr. Pande Radja Silalahi (CSIS) dengan Mohamad Oemar (Direktur Perdagangan dan Perindustrian Multilateral, Deplu) selaku moderator.

Seminar akan membahas secara mendalam opsi-opsi kebijakan pembangunan Indonesia dalam ruang lingkup proses globalisasi dan liberalisasi perdagangan, terutama dalam konteks sistem perdagangan multilateral WTO. Seminar diharapkan dapat memberikan rekomendasi yang dapat memberikan gambaran bagaimana Indonesia dapat menarik peluang yang diciptakan proses globalisasi dan menghindari dampak negatifnya bagi kelangsungan proses pembangunan nasional.

Pemahaman terhadap persetujuan-persetujuan WTO yang merupakan aturan-aturan yang bersifat mengikat dan telah diratifikasi oleh Indonesia melalui Undang-undang No. 7 tahun 1994 adalah hal yang penting untuk dapat memanfaatkan peluang-peluang liberalisasi perdagangan multilateral sekaligus mengantisipasi tantangan yang muncul sebagai konsekuensi dari komitmen tersebut. Dalam hal ini, baik pemerintah maupun para stakeholders lainnya memiliki kepentingan yang sama dalam mengidentifikasikan tantangan dan peluang tersebut.

Sebagai salah satu upaya untuk mensosialisasikan komitmen Indonesia di WTO tersebut, Departemen Luar Negeri, c.q. Ditjen Multilateral Ekubang berinisiatif menterjemahkan sejumlah persetujuan-persetujuan WTO yang dicoba untuk disusun sedemikian rupa sehingga lebih user-friendly guna memudahkan pembaca menangkap esensi dari persetujuan-persetujuan tersebut. Tahap pertama akan diluncurkan terjemahan 2 (dua) persetujuan WTO yaitu: (1) Persetujuan bidang Pertanian (Agreement on Agriculture) dan (2) Persetujuan Umum Perdagangan Jasa (General Agreement on Trade in Services). Kedua Buku tersebut merupakan langkah awal dari rangkaian upaya penerjemahan Persetujuan-persetujuan WTO yang termuat di dalam "The Legal Texts, The Results of the Uruguay Round of Multilateral Trade Negotiations".

 
Jakarta, 16 Desember 2004