RAPAT KERJA PIMPINAN DEPARTEMEN LUAR NEGERI DAN PARA KEPALA PERWAKILAN REPUBLIK INDONESIA Jakarta, 13 - 17 Desember 2004

12/13/2004

No.86/PR/XII/2004

1.Hubungan dan politik luar negeri merupakan sektor penting yang dapat menunjang pencapaian prioritas-prioritas Pemerintah dalam   mewujudkan Indonesia yang Iebih aman dan damai, demokratis, adil dan sejahtera. Melalui kerjasama internasional sumber-sumber daya untuk mendukung pencapaian priorita-prioritas itu dapat diperoleh. Untuk menetapkan suatu strategi hubungan dan kerjasama   internasional yang berhasil guna, diperlukan upaya identifikasi berbagai kendala dan peluang baik di lingkungan dalam dan luar   negeri serta menetapkan kerangka, arah dan agenda yang terpadu yang dapat dilaksanakan secara seragam dan ta'at azas oleh Departemen Luar Negeri beserta perangkatnya di luar negeri.

2.Sejalan dengan pemikiran itu, Departemen Luar Negeri menyelenggarakan Rapat Kerja Pimpinan Departemen Luar Negeri dan Para Kepala Perwakilan Republik Indonesia (Raker) dengan tema "Melanjutkan benah diri, memperkokoh profesionalisme dan mengoptimalkan diplomasi dalam mewujudkan Indonesia yang aman, adil, demokratis dan sejahtera." Di bawah tema ini Raker akan membahas empat topik pokok sebagai berikut: (i) Masalah Ke-Deplu-an; (ii) Masalah Politik, Hukum dan Keamanan; (iii) Masalah Investasi, Perdagangan dan Hutang Luar Negeri; dan (iv) Membangun Indonesia Incorporated. Berdasarkan topik-topik tersebut, maka Raker menghadirkan nara sumber dari kalangan pemerintah, pelaku ekonomi dan kelompok-kelompok masyarakat madani, termasuk LSM dan tokoh pers.

3.Raker dibuka secara resmi oleh Presiden Republik Indonesia, Dr. Susilo Bambang Yudhoyono, pada tanggal 13 Desember 2004 di Istana Negara. Mengawali Raker, para peserta menerima pengarahan dan penjelasan dari Menteri Luar Negeri, Dr. N. Hassan Wirajuda, tentang substansi politik dan hubungan luar negeri serta tema "benah diri". Para nara sumber dari kalangan Pemerintah yang akan memberikan paparan antara lain adalah Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Menteri Dalam Negeri dan Otonomi Daerah, Menteri Keuangan, Menteri Negara BUMN, Menteri Perindustrian, dan Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional.

4.Sebagai hasil pembahasan, diskusi dan tukar pikiran di antara para peserta, akan dihasilkan laporan substansi yang komprehensif dan mendalam mengenai penjabaran Program Kerja Kabinet Indonesia Bersatu dan upaya pembenahan Departemen Luar Negeri dan Perwakilan RI. Laporan dimaksudkan sebagai bahan masukan bagi pimpinan Departemen Luar Negeri dalam perancangan dan   pelaksanaan tugas dan fungsi hubungan dan politik luar negeri ke depan.

5.Raker akan berlangsung dari tanggal 13 s/d 17 Desember 2004 bertempat di Departemen Luar Negeri. Rapat Kerja akan dipimpin oleh Menteri Luar Negeri dan diikuti oleh para pejabat Eselon I dan II Departemen Luar Negeri dan 119 Kepala Perwakilan yang terdiri dari para Duta Besar, Konsul Jenderal, Kuasa Usaha Tetap, Konsul, dan Kuasa Usaha Ad-interim.

 
Jakarta, 13 Desember 2004