Kesepakatan Kerjasama antara Pemerintah Indonesia (NAM CSSTC) dan UNEP Bali, 3 Desember 2004

12/3/2004

No. 77/PR/XII/2004

Pada hari Jumat, tanggal 3 Desember 2004, Pemerintah Republik Indonesia telah menandatangani kesepakatan kerjasama dalam bentuk Letter of Intent (LoI) dengan the United Nations Environment Programme (UNEP). Penandatanganan tersebut dilaksanakan disela-sela sidang ketiga UNEP mengenai “high-level open-ended inter-gorvernmental working group on an inter-governmental strategic plan for technology support and capacity building” yang berlangsung di Hotel Intercontinental Jimbaran Bali, pada tanggal 2-4 Desember 2004.

Penandatanganan dilakukan oleh Sekretaris Jenderal Departemen Luar Negeri RI, Sudjadnan Parnohadiningrat, atas nama Pemerintah Republik Indonesia dan Direktur Eksekutif UNEP, Klaus Töpfer atas nama UNEP.

Di dalam LoI yang ditandatangani hari ini, disepakati bahwa Pemerintah Indonesia melalui  Non-Aligned Movement Centre for South-South Technical Cooperations (NAM CSSTC) atau “Pusat Kerjasama Teknis Selatan-Selatan Gerakan Non-Blok” sebagai badan pelaksana akan mengadakan kerjasama teknis dengan UNEP melalui berbagai kegiatan untuk memfasilitasi kerjasama Selatan-Selatan khususnya dalam rangka mengintegrasikan komponen lingkungan dalam pembangunan berkelanjutan.

Kerjasama memberi fokus pada peningkatan kapasitas (capacity building) guna menjawab kebutuhan bersama negara-negara berkembang mengenai isu-isu penting di bidang lingkungan, khususnya dalam mengimplementasikan intergovernmental strategic plan for technology support and capacity building yang akan disepakati pada Sidang Governing Council / Global Ministerial Forum UNEP bulan Pebruari 2005. Bentuk kerjasama dimaksud akan mencakup kegiatan, antara lain: seminar, tukar menukar pengalaman, bantuan teknis, pelatihan, serta diseminasi dan tukar menukar informasi. Namun demikian tidak menutup kemungkinan kerjasama di bidang lainnya. Modalitas kerjasama akan diatur lebih lanjut oleh NAM CSSTC dengan UNEP dalam waktu dekat.

Non-Aligned Movement Centre for South-South Technical Cooperations (NAM CSSTC) yang berkedudukan di Jakarta merupakan salah satu sarana efektif untuk membantu peningkatan dan percepatan pembangunan di negara-negara berkembang, yang dibentuk dalam KTT Non-Blok di Cartagena, Colombia, Oktober 1995. NAM CSSTC dikelola oleh Pemerintah Republik Indonesia di bawah supervisi Departemen Luar Negeri dan didanai bersama dengan Pemerintah Negara Brunei Darussalam. Kegiatan yang dilakukan oleh NAM CSSTC meliputi pertukaran tenaga ahli, berbagi informasi teknis, pengembangan fasilitas, lokakarya dan seminar, pelatihan, pembentukan jaringan kerja, dan kewiraswastaan di negara-negara berkembang. Dalam pelaksanaan kegiatan-kegiatan tersebut, NAM CSSTC telah melakukan kerjasama dengan berbagai lembaga dan organisasi, baik lokal maupun internasional.

United Nations Environment Programme (UNEP) adalah badan PBB yang dibentuk oleh Majelis Umum PBB pada tahun 1972 untuk menangani isu-isu lingkungan global. Selama tiga dekade terakhir, UNEP telah melaksanakan kegiatan-kegiatan yang terkait dengan peningkatan kapasitas dan bantuan teknologi Negara-negara anggota PBB, dalam upaya menjawab berbagai tantangan lingkungan dan mencapai tujuan pemanfaatan lingkungan bagi pembangunan berkelanjutan.

 
Bali, 3 Desember 2004