International Gourmet ke-26 Pakistan Air Force (PAF) Air War College

KJRI Karachi  berpartisipasi pada acara International Gourmet ke-26 yang diselenggarakan oleh Pakistan Air Force (PAF) Air War College (AWC), Karachi pada hari Minggu (6/01). International Gourmet merupakan acara tahunan yang diselenggarakan dengan tujuan untuk memberikan kesempatan kepada para peserta pendidikan untuk dapat saling mengenal budaya masing-masing.

Acara diisi dengan  pertunjukan seni budaya, pameran produk atau barang-barang handicraft dan penyajian masakan/kuliner negara masing-masing peserta.

Peserta pendidikan  di PAF WAC pada tahun ini berasal dari Bangladesh, China, Mesir, Indonesia, Jordan, Malaysia, Pakistan, Nigeria, Sri Lanka danTurki.

Acara yang dibuka pada pukul 12.45 tersebut dimulai dengan pengenalan budaya dari negara-negara peserta pendidikan, didampingi peserta dari Pakistan beserta keluarga dan para penari yang secara bergiliran tampil di atas panggung dengan mengenakan pakaian nasional masing-masing.

Bertindak selaku Chief Guest pada acara tersebut adalah Air Marshal Riazuddin Sheikh yang mengunjungi stand pameran diikuti para undangan yang menandai dibukanya secara resmi acara International Gourmet.

Selanjutnya, Chief Guest beserta undangan mengunjungi stand negara peserta dan dilanjutkan dengan jamuan makan siang. Stand Indonesia memamerkan berbagai macam produk batik, hiasan dinding, dan kerajinan kayu yang mendapat apresiasi dari para undangan.

Untuk jamuan makan siang, KJRI Karachi menyumbang beberapa jenis makanan Indonesia, antara lain sate ayam, risoles, dadar gulung dan kue lumpur.  Pada pukul 14.45 acara dilanjutkan dengan penampilan Seni Budaya berupa tari-tarian, lagu-lagu, sumbangan dari negara peserta.

KJRI Karachi menampilkan Tari Puspawresti dan Tari Piring yang dibawakan oleh pelajar Indonesia di Karachi dan mendapat sambutan hangat dari para tamu undangan. Setelah selesai penampilan Seni Budaya, selanjutnya Komandan PAF AWC menyampaikan sambutan yang intinya menjelaskan bahwa hal-hal yang dipelajari oleh para peserta pendidikan di PAF AWC tidak semata-mata mengenai teknik berperang (ofensif) melainkan juga teknik membangun suatu pertahanan yang kuat (defensif) dan mencegah perang itu sendiri dengan cara-cara damai.

Dijelaskan juga bahwa pendidikan yang diikuti oleh peserta asing ini dimaksudkan juga untuk membangun suatu kerjasama militer khususnya angkatan udara dengan negara-negara sahabat Pakistan. Komandan PAF AWC juga menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada para undangan dan peserta yang telah menyukseskan acara dimaksud. Acara ditutup dengan foto bersama.

Pelaksanaan International Gourmet telah berjalan lancar, dan partisipasi KJRI Karachi dengan menyumbangkan tarian, makanan Indonesia dan memamerkan produk kerajinan Indonesia telah mendapatkan apresiasi dari penyelenggara pameran dan para undangan yang hadir pada acara dimaksud, serta merupakan upaya untuk lebih memperkenalkan budaya Indonesia tidak saja kepada masyarakat Pakistan, tetapi juga kepada para peserta pendidikan PAF AWC dari negara-negara sahabat lainnya. (Sumber: KJRI Karachi)