Hadapi Badai Harvey, KJRI Houston Siap Bantu WNI

Texas, Amerika Serikat: Bencana Hurricane Harvey, berkategori 1-4 telah melanda negara bagian Texas menyusul dampak banjir besar yang mendera kota Houston dan wilayah sekitarnya hingga wilayah barat negara bagian Louisiana. 

Badai Harvey mendarat di Corpus Christi, Texas, sekitar 330 km dari kota Houston Jumat malam, 25 Agustus 2017 hingga sabtu dini hari waktu setempat. Diperkirakan badai akan tetap berlangsung hingga 30 Agustus 2017. 

Badai Harvey ini merupakan badai yang terbesar yang terjadi di Amerika Serikat dalam kurun waktu 12 tahun terakhir. Presiden Trump telah mendeklarasikan status Federal Disaster. Sementara itu, Gubernur Texas, Greg Abbot telah mendeklarasikan State of Disaster kepada 30 counties. 

Kantor-kantor pemerintah dan swasta, serta  sekolah dan universitas diliburkan. Dua bandara utama Houston, George Bush International dan William P Hobby Airport ditutup sejak tanggal 27 Agustus 2017 hingga waktu yang belum ditentukan. 

Menanggapi kejadian ini, KJRI Houston terus melakukan pemantauan tentang keselamatan WNI melalui komunikasi intensif dengan pimpinan/tokoh organisasi masyarakat/diaspora dan mahasiswa Indonesia di Texas serta pihak otoritas setempat.

Hingga saat ini tidak terdapat korban jiwa WNI, selain 5 korban jiwa warga Houston dan sekitarnya. Sebagian besar WNI dan mahasiswa masih dalam situasi aman, sementara beberapa keluarga WNI yang tinggal di wilayah rendah terkena banjir sehingga harus mengungsi ke tempat yang lebih tinggi. 

KJRI Houston siap membantu warga Indonesia yang terkena banjir dengan menyediakan shelter di gedung KJRI. Selain itu, KJRI juga dapat dihubungi melalui hotline 24 Jam KJRI Houston: +1 346-932-7284 oleh warga yang memerlukan informasi dan bantuan. (Sumber :KJRI Houston)