Media Penting Bagi Diplomasi, Kemlu Anugerahkan Adam Malik Award

 
 
 
 
 
 
 
 
 

​Media adalah pilar penting diplomasi. Media mampu mendorong laju efektifitas pelaksanaan politik luar negeri dan diplomasi, khususnya dalam mengkomunikasikannya negeri kepada masyarakat luas.

Demikian disampaikan Menteri Luar Negeri Marty M. Natalegawa dalam Pernyataan Pers Tahunan seusai memberikan penghargaan kepada para insan media pemenang Adam Malik Award di Ruang Nusantara, Kemlu Jakarta (7/1/2014).

"Kami memiliki keyakinan, kerja sama yang baik selama ini akan dapat dipertahankan dan bahkan dapat semakin ditingkatkan pada masa yang akan datang", ucap Menlu Marty.

Direktur Informasi dan Media, Siti Sofia, sebelum mengumumkan para pemenang, juga menyampaikan bahwa berbagai kegiatan Kementerian Luar Negeri di bidang Informasi dan Media mengedepankan kemitraan dengan media baik nasional maupun internasional.

Atas dasar tersebut, sejak 2002, Kementerian Luar Negeri memberikan penghargaan Adam Malik atau Adam Malik Award (AMA) kepada media dan jurnalis media massa nasional.

Khususnya mereka yang berpartisipasi aktif dalam memberitakan politik luar negeri Indonesia secara akurat dan berimbang serta konten pemberitaan yang bersifat informatif dan edukatif bagi masyarakat luas.

Untuk tahun 2014, Penghargaan Adam Malik diberikan untuk media dengan Kategori Media Online Terbaik yang diberikan kepada antara.co.id; Kategori Media Cetak Terbaik kepada Harian Kompas; Kategori Televisi Terbaik kepada SCTV; Kategori Radio Terbaik kepada RRI, dan Kategori Jurnalis Terbaik kepada Natalia Santi dari Tempo.

"Suatu kebanggaan bagi kami untuk menyampaikan para penerima Penghargaan Adam Malik 2014 sebagai ungkapan apresiasi dan penghargaan atas kemitraan sepanjang tahun 2013", tutup Direktur Informasi dan Media. (Sumber: Dit. Infomed/PY)