Macau

 BAHAN MASUKAN TENTANG MACAU SAR 

INFORMASI DASAR


STRUKTUR POLITIK


Nama Resmi :                                  

  • Macau Special Administrative Region;
  • Aomen Tebie Xingzhengqu (Bahasa Mandarin);
  • Regiao Administrativa Especial de Macau (Bahasa Portugis) 


Pemerintahan :

Sesuai dengan Article 31 of the Constitution of the People's Republic of China (konstitusi pemerintah RRT), Macau SAR yang berada di bawah kontrol pemerintah pusat di Beijing (RRT) memiliki status special administrative region (SAR) dengan menganut prinsip ‘one country, two systems’ yang berarti Macau memiliki "high degree of autonomy" kecuali untuk masalah polugri dan pertahanan. Otonomi SAR berlaku sejak dikembalikannya Macau dari pemerintah Portugis kepada pemerintah RRT sejak tanggal 20 Desember 1999 sampai 50 tahun mendatang.


Sistem Hukum:

Basic Law pemerintah Macau SAR disahkan oleh Kongres Rakyat Nasional RRT dan efektif sejak 20 Desember 1999 menggantikan basic law sebelumnya yang dibentuk oleh Pemerintah Portugis, De Estatuto Orgânico de Macau pada tahun 1976. Basic Law ini akan berlaku sampai tahun 2049 (50 tahun sejak 20 Desember 1999).


Kepala Pemerintahan:

Pemerintahan Macau SAR dipimpin oleh seorang Chief Executive yang diangkat oleh Pemerintah Pusat (Beijing) untuk masa jabatan 5 tahun setelah dipilih oleh anggota Komite Pemilihan (Election Committee) dan bisa diperpanjang untuk 1 (satu) periode (5 tahun) berikutnya jika terpilih kembali oleh Komite Pemilihan. 

Dalam menjalankan tugasnya CE menunjuk Executive Council yang terdiri dari 10 orang anggota utama yang merupakan jajaran "menteri" sebagai anggota "kabinet" pemerintahan Macau SAR.

CE pertama Macau SAR adalah Edmund Ho (Ho Hau Wah) yang menjabat selama 2 (dua) periode dari 20 Desember 1999 – 20 Desember 2004 dan 20 Desember 2004 – 20 Desember 2009.

CE Macau SAR saat ini adalah Fernando Chui (Chui San On) setelah terpilih untuk kedua kalinya untuk masa jabatan 20 Desember 2014 – 20 Desember 2019. (Masa jabatan sebelumnya sebagai CE adalah dari 20 Desember 2009 – 20 Desember 2014).


Lembaga pembuat hukum :

Majelis Legislatif (Legislative Assembly), memiliki 33 anggota yang terbagi dari 14 anggota yang dipilih langsung berdasarkan pembagian geografis, 12 anggota sebagai perwakilan functional constituent dan 7 anggota dipilih langsung oleh CE. Masa jabatan anggota Majelis Legislatif adalah 4 (empat) tahun.

Kepala Majelis Legislatif pada saat ini adalah Ho Iat Seng yang menjabat sejak 16 Oktober 2013.


​STRUKTUR EKONOMI


Mata uang :

- Macaunese Pataca (MOP)

- 1 MOP = 0.13 USD atau 1 USD = 7,99 MOP


Sumber Daya Alam:

Tidak ada


Produk agrikultur:

Tidak ada


Industri utama :

Pariwisata / Sektor Jasa, Gaming Industries (Casino)

Setelah pemerintah Macau membuka industry kasino yang sebelumnya dimonopoli oleh penduduk lokal kepada pengusaha asing tahun 2001, Macau berhasil menarik jutaan milyar USD investasi asing dan berkembang menjadi pusat industri kasino terbesar di dunia, ditambah dengan kebijakan pemerintah pusat (RRT) yang menghilangkan banyak batasan-batasan bagi wisatawan mancanegara yang hendak berkunjung ke Macau.

Pada tahun 2013, 85% pendapatan pemerintah Macau didapat dari pajak industri kasino.

Pada tahun 2015, jumlah wisatawan asing (mayoritas adalah wisatawan dari RRT Daratan sebesar 64%) yang berkunjung ke Macau mengalami penurunan terutama jumlah wisatawan dari RRT Daratan yang disebabkan adanya pembatasan jumlah wisatawan RRT ke Macau dari Pemerintah pusat di Beijing terkait dengan upaya penekanan pada masalah money laundering. Hal ini berdampak pada menurunnya pendapatan pemerintah Macau SAR dari sektor gaming mencapai US$ 28,33 milyar dari tahun sebelumnya (2014) sebesar US$ 44,16 milyar. Penurunan ini merupakan penurunan tersebar dalam sejarah industri gaming di Macau.  

graphik.jpg

Jumlah wisatawan asing yang berkunjung ke Macau pada tahun 2015 sejumlah 30,71 jiwa (sedangkan pada tahun 2014 jumlah wisatawan asing mencapai 31,5 juta jiwa), sedangkan penduduk Macau hanya 604 ribu jiwa. Jumlah turis yang besar ini menghidupi banyak industri lainnya di Macau misalnya: industri kuliner/restauran, hotel, souvernir dari UKM, jasa sampai pada industri pameran bertaraf internasional.

Pada saat ini pemerintah Macau tengah mengembangkan industri alternatif, yakni industri MICE (Meetings, Incentives, Conferences and Exhibitions) sebagai industri alternatif dari gaming industry yang semakin lama semakin menurun.


Industri Lain (Komoditi Ekspor) :

Clothing, textiles, footwear, toys, electronics, machinery and parts.


Mitra Ekspor Utama :

Hong Kong 53.4%, RRT 17.7%, AS 4% .


Komoditi Impor Utama :

Raw materials and semi-manufactured goods, consumer goods (foodstuffs, beverages, tobacco, garments and footwear, motor vehicles), capital goods, mineral fuels and oils.


Mitra Ekspor Utama :

Hong Kong 53.4%, RRT 17.7%, AS 4% .


Ekonomi (data tahun 2015) :

  • Mata uang: Macanese Pataca (1 USD = 7,99 MOP)
  • GDP: USD 55.50 billion
  • GDP per capita: USD 52,476.87
  • GDP per capita PPP: USD 133.904,8
  • Tingkat Inflasi: 4.16%
  • Tenaga Kerja: 395.000
  • Tingkat pengangguran : 1,9 %
  • Pendapatan dari Industri Kasino USD 28 milyar ( lima kali lebih tinggi dari pada Las Vegas AS )


KEADAAN GEOGRAFIS DAN DEMOGRAFIS:


Lokasi :

Terletak di ujung tenggara Tiongkok, berbatasan dengan RRT (Propinsi Guangdong) di bagian Utara dan Laut Cina Selatan di bagian Selatan. 


Koordinat geografis :

22°10 Lintang Utara  

113°33' Bujur Timur


Luas wilayah :

28,2 km2


Iklim :

Iklim subtropik (4 musim, tanpa salju). Pada musim dingin (Januari-Maret) suhu berkisar dapat mencapai di bawah 10°C (biasanya pada bulan Januari). Di musim gugur biasanya hangat, cerah dan kering; sejuk dan kering pada musim dingin sedangkan pada musim semi hingga musim panas (Juli-September) umumnya panas, lembab dan banyak hujan serta kecenderungan angin topan.


Penduduk :

Jumlah penduduk Macau 640.700 jiwa (data awal tahun 2015), dengan 95% suku Han, 2% Portugis, 3% lain-lain. Tingkat kepadatan penduduk: 18.568/km2 (Macau termasuk salah satu kota terpadat di dunia)​


Agama :

Mayoritas beragama Buddha 50%, Katolik Roma 15%, dan lain-lain 35% 


Bahasa :

Bahasa resmi adalah bahasa Mandarin, Kantonis dan Portugis.

Sedangkan bahasa percakapan yang digunakan sehari-hari adalah Kantonis 83% (mayoritas), Mandarin 5%, Hokkian 3,7%, Inggris 2,3%, dialek-dialek Bahasa Tionghoa lain 2%, Tagalog 1,7%, Portugis 0,7% (hanya dikuasai oleh kalangan pejabat tinggi Macau) dan lain-lain (termasuk bahasa Putua yang merupakan Bahasa tradisional Macau (1,3%).


Waktu :

GMT+ (sama dengan WITA dan Macau)


Kode telepon :

+853..


​SEJARAH SINGKAT DAN PERKEMBANGAN MACAU

 

Macau pertama kali dihuni oleh para nelayan dari Hokkian dan petani dari propinsi Gwangdong yang kemudian menamai tempat ini dengan sebutan 'Ou Mun' yang berarti 'pintu'. Ou Mun dianggap sebagai pintu perdagangan menuju kepada sungai mutiara yang merupakan jalur perdagangan dari Guangzhou. Ou Mun juga merupakan pelabuhan terkenal di jaman perdagangan jalur sutra di mana para pedagang dari Italia berlabuh dan menjual sutera masuk ke daratan China melalui tempat ini.

Pedagang Portugis bernama Jorge Alvares pertama kali mendarat di tempat ini tahun 1513 dan kemudian diikuti dengan rombongan pedagang Portugis lainnya. Pada tahun 1550 para pedagang Portugis kemudian menamai tempat ini (Ou Mun) menjadi Macau yang diambil dari nama sebuah kuil yang dibangun di dekat pelabuhan tempat mereka berlabuh (Kuil A Ma).

Setelah mendapatkan ijin dari pemerintah China pada masa dinasti Ming tahun 1552, utusan kerajaan Portugis secara resmi menjadikan Macau sebagai daerah koloninya dan kemudian membangun kota dagang yang akhirnya menjadi platform perdagangan internasional China dengan India, Jepang dan Eropa. Sejak saat itu, Macau menjadi pertemuan budaya China dan Katholik Eropa. Hal ini terlihat dari banyaknya bangunan gereja Katholik di Macau serta dekorasi bangunan-bangunan Macau yang bernuasa Eropa.

Pada tahun 1848, Portugis berselisih dengan pemerintah China (dinasti Qing) dan menyatakan kemerdekaan Macau dari pemerintah Qing tahun 1849 serta mulai mengembangkan kekuasaannya sampai ke Zhuhai, namun berhasil direbut kembali oleh pemerintah Qing pada tahun 1887. Kemudian kedua pihak berdamai kembali dan sepakat untuk menandatangani perjanjian Sino-Portugis di Beijing pada tahun 1887 di mana pemerintah Qing setuju untuk menyerahkan Macau kepada Kerajaan Portugis sampai tahun 1999.

Pada tahun 1974, pemerintah Portugis membuka hubungan diplomatik dengan pemerintah RRT, pada saat itu pemerintah RRT secara resmi menyatakan Macau adalah wilayah teritori RRT yang berada dalam pemerintahan administrasi Portugis. Tanggal 20 Desember 1999, pemerintah Portugis secara resmi menyerahkan Macau kepada pemerintah RRT. Pemerintah RRT memberikan status SAR kepada Macau dan memberikan otonomi tingkat tinggi sampai pada tahun 2049 di mana pemerintah Macau SAR berhak mengatur sendiri administrasi pemerintahannya kecuali untuk urusan polugri dan pertahanan.

Pada tahun 2001, pemerintah Macau SAR membuka kesempatan bagi investor asing untuk menanamkan modal pada industri kasino di Macau yang mana sebelumnya hanya dimonopoli oleh pengusaha lokal. Sejak saat itu, industri kasino Macau berkembang pesat hingga menjadi industri kasino terbesar di dunia serta menjadi salah satu region dengan perkembangan ekonomi terbaik di dunia. Sejak tahun 2013, 85% pendapatan pemerintah Macau didapat dari industri kasino yang mencapai angka sebesar USD 44 milyar (lebih dari 600 trilyun rupiah).

Beberapa tahun terakhir ini, pemerintah Macau SAR sedang mengembangkan industri alternatif lainnya seperti industri MICE sebagai salah bentuk usaha pemerintah untuk tidak hanya menggantungkan peningkatan ekonominya pada industri kasino semata.