PERMOHONAN SKHI DI PERWAKILAN GUANGZHOU

Langkah-langkah/Prosedur Permohonan Penerbitan Surat Keterangan Hubungan Istimewa di Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Guangzhou:

 

a.  Pemohon Penerbitan Surat Keterangan Hubungan Istimewa adalah perusahaan Indonesia dalam kaitannya dengan Permendag RI yang baru;

b.  Pemohon sebelum mengajukan Penerbitan Surat Keterangan Hubungan Istimewa, harus membuat perjanjian kerja sama dengan perusahaan di China (untuk wilayah kerja KJRI Guangzhou meliputi 4 Propinsi: Guangdong, Hainan, Fujian dan Guangxi Zhuang Autonomous/setingkat Propinsi);

c.  Pemohon dan perusahaan di China harus membuat perjanjian kerja sama dengan disertifikasi oleh CCPIT (China Council for Promotion of International Trade is China Chamber of International Commerce, semacam KADIN di Indonesia), sewaktu membuat sertifikat CCPIT tsb, perusahaan China dan Indonesia meminta agar CCPIT juga melegalisasikan sertifikat CCPITnya ke Foreign Affairs Office (FAO, bahasa Mandarinnya:Waishiban/外事办). Setelah sertifikat selesai dibuat dan memiliki legalisasi dari FAO/Waishiban, maka dokumen tsb dibawa ke kantor KJRI guangzhou dan perusahan Chinanya juga harus melampirkan fotokopi business licensenya.

d. Pemohon boleh langsung dan/atau diwakili oleh perusahaan rekanan dalam mengajukan Penerbitan Surat Keterangan Hubungan Istimewa harus menyertakan:

(1)  Surat  berlogo perusahaan perihal Permohonan Penerbitan Surat Keterangan Hubungan Istimewa kepada KJRI Guangzhou dan ditandatangani oleh pemilik SIUPP dan ditujukan (mohon ditulis suratnya seperti ini):

      Kepada Yth.,

      Konsul Jenderal RI Guangzhou Up. Pejabat Pelaksana Fungsi Konsuler 

      Di  Guangzhou

(2) Surat  berlogo perusahaan perihal Pernyataan Impor  dan ditandatangani oleh pemilik SIUPP di atas meterai cukup (Rp. 10,000?), pernyataan impor dibuat dalam matriks excel (memuat 4 kolom: Kolom 1: Bagian/Section sesuai permendag RI yg baru, Kolom 2:Jenis barang, Kolom 3: HS Code/Kelompok Pos Tarif sesuai permendag RI yg baru,  Kolom 4: Keterangan (khusus Kolom 3: dimohon diisi sesuai dengan kelompok pos tarif yang sesuai dengan barang yang diimpor dari perusahaan Chinanya dan tidak boleh diisi sbb: Bagian VI kel. pos tarif 28.01 s/d 38.26, harus diurai dan semestinya  ditulis 28.01; 28.02; 28.03 dst...dst, tapi harus sesuai dengan yang diimpor bila tidak ada jangan dimasukkan misalnya 28.01; 28.02; 28.05; 2806; 2807; 2810 dst...dst...);

(3) Fotokopi-fotokopi pendukung:  SIUPP/business license perusahaan Indonesia dan China (rekanan), KTP atau paspor pemilik SIUPP, dokumen sertifikat CCPIT dengan legalisasi dari FAO/Waishiban dan juga telah dilegalisir oleh KBRI Beijing dan/atau KJRI Guangzhou.

 

e.  Penyelesaian penerbitan  Surat Keterangan Hubungan Istimewa adalah 5 hari kerja terhitung dari lengkapnya berksa yang diajukan oleh pemohon dan tanpa dipungut biaya.

      

Waktu Proses & Biaya

Lima hari kerja, biaya RMB. 0,- (USD 0,-)​​​