Sign In

​​​Profil Provinsi Guangxi​


IBU KOTAKota Nanning
GUBERNURBapak Chen Wu
SEKJEN PARTAIBapak Peng Qinghua
WALIKOTABapak Zhou Hongbo
PENDUDUK47,54 juta orang (tahun 2014)
LUAS WILAYAHLuas total lahan: 236,7 ribu km2(panjang garis pantai mencapai 1.595 km)
GDP 2014US$ 246,7 miliar, meningkat 8.5%
GDP JANUARI-SEPTEMBER 2015US$ 164,2 miliar , meningkat 8.1% dibadingkan periode yang sama tahun 2014
CPI 20142.1%
CPI November 20151,4%
GDP PERKAPITA 2014RMB 33.121 meningkat ,2% dibanding tahun 2013
FDI JANUARI-MARET 2015US$ 229 juta, meningkat 2,9% dibanding periode yang sama tahun 2014
FDI 2014Us$ 1 miliar meningkat 43% dibanding tahun 2013
KOTA-KOTA UTAMAGuilin, Liuzhou, Wuzhou, Beihai dan Fangchenggang
TOTAL PERDAGANGAN DENGAN DUNIA 2014US$ 57,95 miliar, meningkat 33.77% dari tahun 2013
TOTAL PERDAGANGAN DENGAN DUNIA JANUARI-OKTOBER 2015US$ 46,60 miliar, meningkat 3,6% dari periode yang sama tahun 2014
IMPOR DARI INDONESIA 2014US$ 558,66 juta, menurun 25,95% dari tahun 2013
EKSPOR KE INDONESIA 2014US$ 692,23 juta, meningkat 101,03% dari tahun 2013
IMPOR DARI INDONESIA JANUARI-OKTOBER 2015US$ 408,01 juta, menurun 9,92% dari periode yang sama tahun 2014
EKSPOR KE INDONESIA JANUARI-OKTOBER 2015US$ 352,96 juta, menurun 38,52% dari periode yang sama tahun 2014
POTENSISumber Hidrologi, Sumber Daya Kelautan, Sumber Daya Mineral, Sumber Daya Pariwisata Pesisir, Kampung Buah-buahan, dan lain-lain
KOMODITI EKSPORProduk Mekanikal dan Elektrikal, Produk Teknologi Tinggi, Pakaian dengan aksesoris, Produk Pertanian, Benang Tekstil, kain dan produk terkait
KOMODITI IMPORBatu Bara, Bijih Besi, Kacang Kedelai, Bijih Nikel, Bijih Mangan, Rapeseed, Minyak Mentah, LPG
KOMODITI EKSPOR DENGAN RIIngot Timah, minyak mineral, pupuk, produk kimia, peralatan mesin, produk keramik
KOMODITI IMPOR DENGAN RIBiji besi, bubur kayu, kopi, teh, bumbu, kertas, tepung tapioca, Minyak sayur, mebel

 

 

Kondisi Umum

1.      Daerah Otonomi Guangxi Zhuang memiliki luas wilayah 237.558 km persegi, dengan jumlah penduduk sebesar 46,8 juta orang pada akhir tahun 2013 dimana etnis minoritas (suku Zhuang, Dong, Miao, Yao dan Hui) terhitung sebanyak 38% dari total penduduk. Provinsi ini berperan penting dalam Program Pengembangan Wilayah Barat, terutama sebagai pusat transportasi laut.

2.      Guangxi kaya akan sumber daya alam, sebagian besar bahan mineral ada di Guangxi. Guangxi juga merupakan provinsi penghasil tebu terbesar di RRT.

3.      Guangxi merupakan satu-satunya provinsi di China yang mempunyai akses darat dan laut dengan negara-negara ASEAN. Guangxi merupakan penghasil gula terbesar seluruh RRT dan salah satu provinsi pengekspor buah-buahan terbesar seluruh RRT. Pertumbuhan ekonomi Guangxi dalam beberapa tahun terakhir berhasil bertahan pada angka pertumbuhan double digit dengan rata-rata sebesar 11% pertahun.

4.      Dalam beberapa tahun terakhir ini, Pemerintah Pusat RRT telah banyak memberikan perhatian khusus kepada Guangxi, hal tersebut terlihat dari banyaknya pejabat tinggi RRT yang datang ke Guangxi. PM Li Keqiang telah secara khusus memberikan arahan untuk menjadikan Guangxi sebagai Strategy point RRT bagian selatan

5.      Kota Nanning, sebagai ibukota Provinsi Guangxi memegang peranan penting dalam hubungan Tiongkok dengan ASEAN, salah satunya sebagai tempat penyelenggaraan China - ASEAN Expo setiap tahunnya dan sebagai tempat bagi China - ASEAN Economic Park, yang merupakan zona ekonomi tingkat provinsi didalam Nanning Overseas Chinese Investment Zone yang bertujuan untuk meningkatkan kerjasama wilayah ini dengan negara-negara ASEAN. Pada tahun 2013, volume perdagangan ASEAN-RRT mencapai US$ 443.6 miliar, meningkat 11% dari tahun 2012.

6.      Sebagai bagian dari kerangka kerjasama China-ASEAN, Guangxi juga membentuk Pan-Beibu Gulf Economic Cooperation Zone, pada tahun 2006, yang terdiri dari Provinsi Guangxi, Guangdong dan Hainan serta Vietnam, Malaysia, Singapura, Indonesia, Filipina dan Brunei Darussalam.

7.      Sebagian besar wilayah Guangxi belum semaju seperti provinsi lain di RRT bagian selatan, Guangxi sangat mengedepankan pembangungan perekonomian dan perindustrian. Namun pengembangan ini membawa pengaruh pada kualitas udara di Guangxi dan kedepannya akan mengedepankan green economy.

8.      Ekonomi Guangxi sebagian besar bergantung pada sektor pertanian dan pariwisata (Kota Guilin). Produk pertanian yang antara lain tebu, produk ulat sutra, tembakau, teh, pisang, nanas dan damar. Output dari tebu dan buah-buahan di Guangxi juga merupakan yang terbesar di Tiongkok.

9.      Komoditas impornya didominasi oleh produk-produk mineral dan bahan baku sementara komoditas ekspornya didominasi oleh produk mekanikal dan elektrik serta industri ringan.

 

10.  Penanaman modal asing terutama ditujukan ke sektor manufaktur dan konstruksi. Guangxi juga mendorong PMA dalam sektor industri primer, industri berteknologi tinggi, bahan bangunan, proyek-proyek pembangunan pertanian dan untuk teknologi industri manufaktur yang ada.

 

11.  Guangxi juga merupakan rumah bagi berbagai zona pembangunan berteknologi tinggi yang memang dibangun dengan tujuan untuk menarik investor di bidang logistik, bio-engineering, IT, komponen elektronik dan industri perkapalan.

Potensi Guangxi bagi Indonesia

  1. Setiap tahunnya, di Guangxi diadakan beberapa pameran internasional yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan pengenalan produk Indonesia, yaitu China ASEAN Expo (CAEXPO) yang diadakan setiap bulan September dan China-ASEAN (Baise) Modern Agriculture Exhibition and Trade Fair yang diadakan setiap bulan Desember. Untuk lebih memaksimalkan keikutsertaan Indonesia pada pameran-pameran yang ada diperlukan bahan-bahan promosi berbahasa mandarin, mengingat sebagian besar masyarakat RRT tidak bisa berbahasa inggris.
  2. Pihak Guangxi telah menyatakan dukungan untuk memberikan kemudahan prosedur masuk bagi produk Indonesia, khususnya dalam rangka fasilitasi House of Indonesia (HOI). Melalui pembangunan infrastruktur ini, Guangxi dapat menjadi salah satu gerbang masuk bagi produk-produk Indonesia ke pasar RRT. Terutama mengingat telah dilakukannya penurunan tarif impor oleh Pemerintah RRT bagi beberapa consumer goods seperti pakaian, garmen berbulu, sepatu dan kosmetik pada tanggal 1 Juni 2015.
  3. Dalam rangka semakin meningkatkan masuknya produk-produk Indonesia ke pasar RRT, pada tanggal 17 September 2015 telah resmi dibuka WTRI yang akan menjadi pusat distribusi produk-produk Indonesia di Guangxi. WTRI diharapkan dapat membuka akses pasar bagi produk Indonesia di tengah melemahnya perekonomian global.
  4. WTRI merupakan galeri display produk Indonesia yang diisi oleh produk-produk dari sektor makanan, minuman, sarang burung walet, tekstil, produk tekstil, perabotan, kerajinan tangan, spa, dekorasi rumah, tembakau dan perhiasan. Melalui WTRI pengusaha RRT yang ingin mengimpor produk Indonesia dapat langsung melihat barang yang diminati.
  5. Pada saat kunjungan Gubernur Guangxi pada bulan Mei 2015, disampaikan mengenai adanya kesempatan kerja sama dalam bidang infrastruktur antara Idonesia dan Guangxi terutama dalam kaitan OBOR dan MSR.
  6. Guangxi merupakan wilayah yang masih berkembang sehingga sedang gencar untuk mencari mitra, berbeda dengan Guangdong yang sudah sangat maju sehingga cenderung memilah-milah dalam bekerja sama.
  7. Perusahaan Indonesia yang berinvestasi di Guangxi adalah PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) menambah kepemilikan sahamnya pada anak perusahaan, Guangxi Guigang AKR Container Port Co Ltd di China sebesar RMB 10,8 juta atau setara US$ 1,58 juta. anak perusahaan AKR itu bergerak di bidang penanganan kargo, penyimpanan (storage), transshipment, kargo curah, kontainer, pergudangan, agen pengapalan, hingga jasa pelayanan informasi manajemen pelabuhan.
  8. Perusahaan APP Sinarmas turut mengembangkan Zona Pembangunan Ekonomi Pelabuhan Qinzhon. Tercatat pada tahun 2010 APP berinvestasi sekitar 1,2 miliar dolar AS atau sekitar Rp 10,88 triliun. Pelabuhan Qinzhon di Teluk Beibu, Laut China Selatan, seluas 152 km persegi itu dirancang menjadi pusat sirkulasi barang di kawasan perlintasan perekonomian wilayah China Selatan, China Baratdaya, dan negara-negara ASEAN.​