Himbauan dan Peringatan bagi Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia yang Melakukan Kegiatan Ekspor

9/4/2009

 
Himbauan dan Peringatan bagi Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia yang Melakukan Kegiatan Ekspor
 
Krisis ekonomi global yang terjadi dewasa ini turut berimbas pada kegiatan ekspor di seluruh dunia termasuk naiknya peluang resiko gagal bayar oleh buyer atau importir. Perubahan kecenderungan cara pembayaran oleh importir atas produk yang diterimanya, yaitu dari penggunaan Letter of Credit (L/C) menjadi pembayaran dengan mekanisme non L/C, juga meningkatkan potensi gagal bayar yang dapat merugikan eksportir.
 
Meningkatnya pemberitaan mengenai kasus gagal bayar ataupun penipuan terhadap pengusaha Indonesia oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab merupakan bukti bahwa eksportir Indonesia perlu lebih waspada dalam melakukan transaksi terutama jika melakukan transaksi online.
 
Sehubungan dengan hal di atas untuk mengurangi resiko timbulnya kerugian pada eksportir Indonesia maka dihimbau pada para eksportir agar:
  1. Melakukan pengecekan dan pengenalan mengenai kredibilitas calon pembeli baik secara langsung maupun dengan bantuan institusi terkait
  2. Menggunakan asuransi ekspor pada setiap kegiatan ekspor   
 
Departemen Luar Negeri berkoordinasi dengan seluruh Perwakilan RI akan senantiasa memberikan bantuan konsultasi dan kekonsuleran bagi seluruh Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia yang membutuhkan terkait dengan kegiatan ekspor.
 
Sumber: Direktorat Perlindungan WNI dan BHI