Promosi Indonesia secara Kreatif di Berlin

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Pengenalan Indonesia di luar negeri dilakukan dengan berbagai cara dan pada umumnya melalui  penampilan budaya, keikusertaan dalam pameran, ceramah di sekolah-sekolah/universitas serta wawancara dengan media masa.
Kegiatan promosi yang dilakukan oleh KBRI Berlin bersama-sama dengan elemen-elemen masyarakat Indonesia di Ibu Kota Jerman tersebut (antara lain terdiri dari PPI, Masjid Al Falah, KMKI, Perkumpulan Olah Raga Indonesia), bisa dibilang suatu terobosan dan jarang di lakukan. Mereka bersama-sama dalam 4 tim, ikut serta dalam lomba lari 2 x 5 km Grand 10 ASICS yang diadakan pada tanggal 11 Oktober 2009, masa dimana hawa di kota tersebut mulai terasa dingin.
 
Kelihatannya memang sederhana, namun jenis olah raga favorit di Jerman tersebut - yang mengandalkan napas - menyedot perhatian ratusan ribu  masyarakat Berlin dan wisatawan yang sedang berlibur di kota tersebut. Di Kota bersejarah tersebut,  mulai bulan April sampai Nopember setiap tahunnya, hampir setiap bulan  dilombakan olah raga adu napas tersebut dengan melibatkan para peserta internasional, nasional maupun lokal. Lomba pada tanggal 11 Oktober tersebut diikuti lebih dari 6000 dan menempuh jalur-jalur strategis di pusat kota Berlin tersebut.
 
Keikutsertaan KBRI Berlin bersama-sama dengan masyarakat Indonesia merupakan yang kedua kali setelah bulan Mei 2009 mencatat prestasi menggembirakan dengan menduduki urutan ketiga kategori antar kedutaan di Jerman. Dengan demikian,  nama Indonesia sudah masuk daftar dalam data yang dimiliki oleh penyelenggara.
 
Pertimbangan melakukan promosi melalui olah raga tersebut sederhana yaitu mengikutsertakan semua komponen masyarakat guna lebih memperkenalkan Indonesia kepada masyarakat Jerman, disamping kegiatan tersebut memerlukan biaya yang ringan, namun efektif karena mampu menjangkau banyak orang dan berbagai kalangan masyarakat baik yang menyaksikan langsung di jalanan maupun melalui media masa.
 
Berlin,  11 Oktober 2009.