Pakistan Ingin Belajar dari Indonesia di Bidang Pariwisata

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Pada tanggal 11 Maret 2010, di sela-sela berlangsungnya ITB Berlin, Menteri Pariwisata Pakistan Mr. Atta-ur Rehman didampingi Menteri Pariwisata Propinsi Shind, Ms. Shazia melakukan pertemuan dengan Menbudpar RI untuk membahas peningkatan kerjasama di bidang pariwisata.

Pada kesempatan tersebut, Mr. Rehman menyampaikan pujian atas keberhasilan pariwisata Indonesia dan untuk itu ingin belajar mengenai kiat-kiat Indonesia dalam menarik wisatawan asing. Keberhasilan tersebut, disampaikan Mr. Att-ur Rehman, termasuk cara mengatasi kejadian-kejadian seperti Bom Bali dan Tsunami.

Menteri Jero Wacik, didampingi oleh Dubes RI Berlin, Eddy Pratomo menyampaikan rasa “surprise” atas kunjungan Menteri Pariwisata Pakistan tersebut ke Pavilion Indonesia, yang membahas masalah-masalah penting.

Pada kesempatan tersebut, Menbudpar RI menyampaikan bahwa kedua negara sudah bersahabat sejak lama, bahkan sejak Konferensi Asia Afrika 1955. Menbudpar menyampaikan pengalamannya mengubah citra Indonesia yang dulunya kurang baik dan diakuinya bahwa hal tersebut tidak mudah. Citra Indonesia di mata dunia dulu memang tidak begitu bagus, seperti yang dialami oleh Pakistan pada saat ini. Dalam kaitan tersebut, Menbudpar menekankan peranan yang sangat penting dari media dalam menyampaikan berbagai informasi kepada dunia, sehingga dapat memperbaiki citra tersebut.

Untuk itu, Menbudpar menyarankan dilakukannya kegiatan seperti journalist visit / mediatrip untuk media asing dan menerima kunjungan pejabat asing. Menjadi tuan rumah penyelenggaraan konperensi-konperensi internasional juga merupakan suatu cara yang baik untuk memperbaiki citra dunia tersebut, karena para peserta dan media akan melihat secara langsung situasi di lapangan baik mengenai keamanan, infrastruktur dan keindahan obyek wisatanya.

Pertemuan dengan General Manager Singapore Airlines.

Selasai menerima Menteri Pariwisata Pakistan, Menbudpar RI didampingi Dubes RI Berlin Eddy Pratomo juga menerima Mr. Leslie Thng, General Manager Singapore Airlines di Jerman yang juga membawai negara-negara di sekitar Jerman guna membahas peningkatan kerjasama kedua pihak.

Mr. Thng pada pertemuan tersebut menyampaikan bahwa Singapore Airlines akan melanjutkan kerjasama mempromosikan pariwisata Indonesia kepada para calon wisatawan Jerman, misalnya penyelenggaran journalist visit/ media trip dan fam trip yang selama ini telah berjalan dengan baik. Disamping itu, Mr.Thng juga menyampaikan rencana Singapore Airlines yang akan memulai penerbangan dari beberapa kota di Jerman ke daerah-daerah di Indonesia, selain yang selama ini sudah ada.

Dalam kesempatan pertemuan tersebut, Menbudpar RI meminta agar Inflight Magazine Singapores Airlines lebih banyak menulis mengenai daerah-daerah wisata di Indonesia. Meningkatnya jumlah wisatawan manca negara, khususnya dari Eropa ke Indonesia tentunya juga akan menguntungkan Singapore Airlines.

Menanggapi rencana Garuda Indonesia yang akan memulai penerbangan kembali dari Eropa, Mr. Thng menyampaikan bahwa keduanya bisa berjalan bersama-sama dan tidak merasa tersaingi.