Menbudpar RI Buka Pavilion Indonesia di ITB Berlin 2010 dengan Optimisme Tinggi

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Seperti tahun-tahun sebelumnya, Indonesia melakukan pembukaan Pavilion pada International Tourism Borse (ITB) Berlin sebagai tanda dimulainya kegiatan pameran pariwisata yang menjadi salah satu barometer kemajuan industri pariwisata di dunia. Menbudpar RI, Jero Wacik dalam kesempatan pembukaan Pavilion ITB Berlin tanggal 10 Maret 2010 menyampaikan rasa optimisme yang tinggi pada ITB 2010 ini, khususnya dalam mencapai target kunjungan wisman dari Eropa tahun 2010 yang telah ditetapkan yaitu 1 juta.

Optimisme yang tinggi tersebut didasarkan beberapa alasan antara lain karena Indonesia saat ini sedang menunjukkan prestasi yang bagus di dunia baik secara ekonomi, politik maupun hubungan internasional. Dengan demikian, beberapa tahun kedepan akan merupakan tahun emas bagi Indonesia. Optimisme yang tinggi tersebut juga didukung oleh pembukaan kembali jalur penerbangan Garuda dari Eropa ke Indonesia mulai bulan Juni yang akan datang.

Sementara itu, dalam sambutan selamat datangnya Dubes RI Berlin Eddy Pratomo menyampaikan bahwa keterlibatan semua pihak terkait seperti pemerintah, swasta, parlemen secara serius dalam rangka ITB Berlin 2010 ini menjadi salah satu indikator bahwa Indonesia adalah bangsa yang besar.

Hal tersebut juga terefleksikan dalam Pavilion Indonesia dalam ITB tahun 2010 ini yang cerah, lebih besar serta beragam yang menggambarkan kuatnya tekad Indonesia untuk merebut pasar wisatawan Eropa. Apresiasi terhadap keindahan Pavilion Indonesia juga disampaikan oleh berbagai pihak termasuk jurnalis asing dan manajemen Messe Berlin.

Optimisme yang tinggi juga disampaikan pula oleh Menbudpar RI pada saat Konperensi Pers tanggal 10 Maret 2010 yang didampingi oleh Dubes RI Berlin, Eddy Pratomo Ketua Komisi X, Prof.Dr. Mahyuddin Wakil Ketua Komisi X, Rully Chaerul Azwar, Direktur Komersial Garuda Indonesia, Agus Priyanto, dan wakil dari Asosiasi Perhotelan, Budi Purnama. Pada kesempatan Konperensi Pers yang dihadiri oleh sekitar 45 jurnalis tersebut, Menbudpar memberi kesempatan kepada para jurnalis Jerman untuk mengikuti program media tour ke Indonesia yang pelaksanaannya akan dikoordinasikan lebih lanjut oleh KBRI Berlin.

Para jurnalis sangat antusias mengikuti Konperensi Pers yang terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan mulai dari kegiatan wisata di Papua sampai upaya pemerintah untuk menjaga lingkungan dan obyek-obyek wisata, serta anggaran promosi pariwisata yang semua dapat dijawab dengan baik oleh para pembicara. Terkait dengan komitmen Indonesia terhadap masalah lingkungan, secara khusus Dubes Eddy Pratomo menjelaskan bahwa Indonesia mempunyai komitmen yang sangat tinggi terhadap perlindungan lingkungan yang telah ditunjukkan dalam persidangan-persidangan internasional, rencana aksi di bidang lingkungan seperti target penurunan emisi CO2 sebesar 26% pada tahun 2020, serta upaya mencapai pembangunan berkelanjutan. Pada akhir acara, telah diberikan Door Prize 2 tiket Amsterdam-Jakarta/Bali-Amsterdam dan 2 tiket round trip Indonesia dari Garuda Indonesia kepada jurnalis yang hadir pada acara dimaksud.

Beberapa acara penting lain Pavilion Indonesia pada tanggal 10 Maret 2010 antara lain Menbudpar RI didampingi Dubes RI Berlin melakukan wawancara dengan TV Berlin dan media lainnya. Pavilon Indonesia yang bernuansa kontemporer dan ornamen etnik dengan disain ukiran Toraja, Papua dan Bali dengan market binatang Komodo sebagai upaya Indonesia dalam mempromosikan Vote for Komodo sebagai Seven Wonderland, juga mendapatkan kehormatan dikunjungi oleh Menteri Perekonomian dan Teknologi Jerman, Mr. Rainer Bruderle dan Gubernur Berlin Klaus Wowereit.

Pada kesempatan tersebut, Mr. Bruderle menyampaikan kekagumannya atas kinerja perekonomian Indonesia dan akan melakukan kunjungan ke Indonesia pada bulan Oktober / Nopember 2010 setelah mengikuti Business Forumdi Singapura. Menanggapi kunjungan tersebut, Menteri Jero Wacik mengatakan bahwa kehadiran Menteri Perekonomian dan Teknologi di Paviliun Indonesia memberikan arti tersendiri dalam upaya menjaring wisatawan Eropa khususnya yang berasal dari Jerman.

Sementara itu, pada tanggal 11 Maret 2010, Menbudpar RI dijadualkan melakukan sejumlah agenda penting di Pavilion Indonesia antara lain wawancara dengan TV Eurosport, Pertemuan dengan Sekjen UNWTO, Pertemuan dengan Menteri Pariwisata Pakistan, Pertemuan dengan sejumlah pimpinan perusahaan penerbangan seperti Singapore Airlines dan Industrial Gathering.

Untuk memaksimalkan wahana ITB Berlin dimaksud, Pavilion Indonesia setiap hari menampilkan acara budaya, demo kerajinan kayu, demo spa serta menyulam. Bagi para pengunjung yang ingin mencicipi kopi Indonesia dapat memesannya di Coffee Corner. Bahkan, panitia telah memilih Indonesia untuk menampilkan tarian (Piring dan Saman) di Hall Utama Messe Berlin tanggal 13 Maret 2010 guna mengisi acara pembangian door prize.