INDONESIA – GERMANY INTERFAITH DIALOGUE AND PROMOTING ACADEMIC COOPERATION “Improving Understanding and Tolerance through Intercultural and Interfaith Dialogue”

6/22/2010

 
Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Jerman akan memfasilitasi kegiatan seminar/dialog lintas agama/budaya pertama antara masyarakat madani kedua negara di Yogyakarta pada tanggal 21 hingga 24 Juni 2010.
Kegiatan ini diawali dari hasil penjajakan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta dan Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga dengan University of Leipzig dan DAAD (German Academic Exchange Service) untuk mengadakan kerjasama yang lebih konkrit di bidang pendidikan dan dialog lintas agama/budaya. Kegiatan ini juga merupakan bentuk implementasi kesepakatan Presiden RI dan Kanselir Jerman bulan Desember 2009.
Dalam pelaksanaan kegiatan ini, Kemlu RI (Ditjen IDP) bekerjasama dengan KBRI Berlin dan Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kementrian Agama (Kemenag). Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta akan bertindak selaku focal point dari kegiatan ini. Mitra Indonesia dalam kegiatan ini adalah Kemlu Jerman, University of Leipzig dan DAAD.
Pihak Indonesia maupun Jerman sama-sama sepakat bahwa selain melibatkan tokoh agama dan akademisi yang biasa terlibat dalam diskursus tersebut, kegiatan dialog juga akan melibatkan pelaku/aktifis lintas agama dari beberapa provinsi di Indonesia (Sumatera Utara, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan dan NTB).  Keikutsertaan mereka menjadi narasumber diharapkan dapat dijadikan “lesson learned” bagi pengembangan kerjasama/bantuan Pemerintah Jerman khususnya di bidang pendidikan dengan provinsi lainnya di Indonesia.
Kegiatan dialog lintas agama RI–Jerman akan diawali dengan cultural exposure selama 2 (dua) hari pada tanggal 21Juni dan 24 Juni 2010, antara lain mengunjungi berbagai tempat ibadat serta institusi pendidikan di Yogyakarta dan Solo.
Kegiatan   dialog lintas agama itu sendiri akan dilaksanakan pada tanggal 22-23 Juni 2010. Diawali dengan opening ceremony dimana para wakil dari UIN Sunan Kalijaga, Pemprov DI Yogyakarta, KBRI Berlin, dan Pemerintah Jerman akan menyampaikan sambutannya. Sementara itu, Wakil Menlu RI, Dubes Triyono Wibowo akan membuka secara resmi kegiatan tersebut.
Delegasi Jerman yang dipimpin oleh Duta Besar Heidrun Tempel, Special Representative for Dialogue among Civilizations, Kemlu Jerman , sementara Delegasi Indonesia dipimpin oleh Dirjen Informasi dan Diplomasi Publik, Andri Hadi.
Selama 2 (dua) hari, masyarakat madani kedua negara akan membahas lebih mendalam isu-isu yang menjadi perhatian bersama khususnya di bidang pendidikan dan keanekaragaman budaya dalam bentuk plenary dan working group.

Diharapkan agar kegiatan ini dapat menjadi awal bagi kerjasama pendidikan non teknis, termasuk dimulainya exchange of scholars. Komitmen tersebut akan dituangkan dalam shared commitment/joint actions.  (Sumber:Dit. Diplomasi Publik)